Jakarta, SinarUpdate.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa rehabilitasi bagi mantan Direktur Utama ASDP dan pihak terkait akan lakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum) sesuai prosedur yang berlaku. Pernyataan ini sampaikan untuk memastikan bahwa proses pemulihan berjalan secara resmi, aman, dan transparan. KPK Pastikan Rehabilitasi Eks Dirut ASDP Dilakukan Kemenkum.
Klarifikasi KPK
KPK menjelaskan bahwa rehabilitasi ini merupakan bagian dari tindakan pemulihan dan pendampingan bagi individu yang membutuhkan bantuan. Langkah ini tidak berkaitan dengan intervensi hukum atau politik, melainkan murni prosedur yang atur oleh pemerintah.
“Proses rehabilitasi eks Dirut ASDP dan pihak terkait akan lakukan oleh Kemenkum. Ini lakukan sesuai prosedur resmi, untuk memastikan pemulihan berjalan dengan baik,” jelas juru bicara KPK.
Tujuan Rehabilitasi
Rehabilitasi ini bertujuan untuk:
- Pemulihan fisik dan mental bagi individu yang bersangkutan.
- Pendampingan resmi sesuai aturan pemerintah, agar proses pemulihan lakukan secara profesional.
- Menjamin keamanan dan transparansi dalam setiap tahapan rehabilitasi.
Proses dan Pelibatan Kemenkum
Kemenkum akan bertanggung jawab atas pelaksanaan rehabilitasi, mulai dari penilaian kondisi, penyusunan program pemulihan, hingga monitoring hasil rehabilitasi. Proses ini melibatkan tenaga medis dan profesional yang berkompeten. KPK menegaskan bahwa tidak ada intervensi dari pihak manapun dalam proses ini. Semua langkah lakukan berdasarkan prosedur resmi untuk menjaga integritas dan keselamatan individu.
Klarifikasi ini sampaikan untuk meredakan kekhawatiran publik terkait kemungkinan intervensi. KPK menekankan bahwa hak rehabilitasi setiap individu jamin oleh hukum, dan proses ini bersifat profesional dan terkontrol. KPK memastikan bahwa rehabilitasi eks ASDP dan pihak terkait lakukan sepenuhnya oleh Kemenkum. Langkah ini menekankan prosedur resmi, keamanan, dan transparansi, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjalankan hak pemulihan bagi individu yang membutuhkan.





