Jakarta, SinarUpdate.Com – Komentar kontroversial Donald Trump mengenai Inggris baru-baru ini memicu amarah yang tak teredam dari berbagai kalangan di negara tersebut. Pernyataan yang keluarkan Trump terkait masalah kebijakan luar negeri dan hubungan Inggris dengan Uni Eropa langsung menimbulkan reaksi keras dari pejabat, media, dan masyarakat Inggris.
Dalam komentar yang anggap provokatif tersebut, Trump menyebutkan bahwa keputusan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa (Brexit). Mungkin bukan pilihan terbaik dan mengkritik kebijakan pemerintah Inggris mengenai perdagangan dan keamanan. Pernyataan ini memicu kemarahan, karena banyak pihak di Inggris menganggapnya sebagai campur tangan dalam urusan dalam negeri negara tersebut.
Reaksi dari pejabat Inggris cukup tegas, dengan banyak yang mengecam Trump atas apa yang mereka anggap sebagai sikap tidak hormat terhadap kedaulatan Inggris. Para politisi dari berbagai partai, termasuk dari partai pemerintah dan oposisi. Menyuarakan ketidaksenangan mereka atas komentar Trump, yang nilai menciptakan ketegangan di hubungan internasional kedua negara.
Dampak dari pernyataan ini cukup signifikan, mengingat hubungan antara Inggris dan Amerika Serikat, yang sudah terjalin lama, kini semakin uji. Pihak-pihak yang mendukung hubungan kuat dengan AS di Inggris terpaksa berada dalam posisi sulit. Menghadapi tekanan dari publik yang merasa bahwa negara mereka tidak seharusnya mendapat kritikan luar negeri mengenai kebijakan domestik.
Meski Trump mencoba menjelaskan komentarnya, kemarahan di Inggris tampaknya belum surut. Kontroversi ini berpotensi memengaruhi hubungan diplomatik kedua negara dalam jangka panjang. Dan bisa berdampak pada pengambilan keputusan di masa depan, terutama terkait kerja sama ekonomi dan militer.






