Jakarta, SinarUpdate.com – Seorang nenek penjaga warung di Jakarta Utara (Jakut) mengalami kejadian yang tidak mengenakkan, di mana uang dan ponsel miliknya hilang curi seorang pelaku yang menggunakan modus membeli boks ikan. Peristiwa ini terjadi saat si pelaku datang ke warung yang kelola nenek tersebut dengan maksud untuk membeli boks ikan. Namun, saat transaksi berlangsung, pelaku dengan licik memanfaatkan kelengahan si nenek untuk melakukan tindakan pencurian. Uang tunai dan ponsel milik korban yang simpan di meja pun raib dalam sekejap.
Menurut informasi yang himpun, pelaku datang dengan alasan ingin membeli ikan dan meminta boks besar untuk menaruh ikan tersebut. Tanpa curiga, nenek tersebut kemudian memberikan boks ikan yang minta. Saat pelaku sibuk mempersiapkan uang untuk membayar, ia dengan cepat memanfaatkan situasi dan mengambil ponsel serta uang yang tergeletak di meja warung. Setelah itu, pelaku langsung melarikan diri, meninggalkan nenek yang tidak sadar telah menjadi korban pencurian. Baru setelah beberapa waktu, nenek tersebut menyadari kehilangan barang-barangnya.
Kronologi Pencurian dan Upaya Penyelidikan
Setelah kejadian pencurian tersebut, korban langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian setempat. Polisi yang menerima laporan segera melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap pelaku. Namun, dengan modus yang terbilang sederhana, polisi menghadapi tantangan dalam mengidentifikasi pelaku dengan cepat. Tidak ada saksi yang melihat secara langsung wajah pelaku, selain dari rekaman CCTV yang menunjukkan sosok pria yang tampak tidak mencurigakan.
Meski begitu, petugas kepolisian tidak tinggal diam. Mereka melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi dan mencari petunjuk lainnya. Selain itu, upaya polisi untuk mengidentifikasi pelaku juga melibatkan pemantauan aktivitas pasar ikan sekitar untuk mengetahui apakah pelaku sering berbelanja di area tersebut. Beberapa waktu kemudian, polisi berhasil memperoleh informasi terkait identitas pelaku yang duga terlibat dalam kejadian tersebut.
Modus pencurian yang gunakan pelaku cukup licik dan menunjukkan bahwa ia memanfaatkan kelengahan orang yang anggapnya rentan. Ini mengingatkan kita tentang pentingnya kewaspadaan, terutama bagi para penjaga warung atau pedagang yang sering berinteraksi dengan orang banyak. Polisi mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan tidak lengah dalam menjaga barang-barang pribadi, apalagi jika berhubungan dengan transaksi atau interaksi dengan orang yang tidak kenal.
Pencegahan dan Imbauan dari Pihak Kepolisian
Pihak kepolisian mengingatkan kepada masyarakat, khususnya para pedagang dan penjaga warung, untuk lebih berhati-hati terhadap orang yang datang dengan tujuan yang tampak biasa saja, namun menyimpan niat jahat. Polisi juga menekankan pentingnya penggunaan sistem keamanan tambahan di tempat usaha seperti kamera CCTV untuk meminimalisir tindak kejahatan seperti pencurian ini. Dengan adanya rekaman CCTV, proses identifikasi pelaku dapat lakukan dengan lebih mudah dan cepat.
Selain itu, pihak kepolisian juga menyarankan agar barang-barang berharga seperti uang dan ponsel selalu simpan di tempat yang aman dan tidak terlihat oleh orang lain, terutama saat sedang sibuk melayani pembeli. Mengingat kasus seperti ini bisa menimpa siapa saja, menjaga kewaspadaan di setiap situasi adalah langkah pertama untuk mencegah tindakan kejahatan.






