Jakarta, SinarUpdate.com – Dalam menghadapi bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera Utara (Sumut), Lanud Halim Perdanakusuma tunjuk sebagai posko utama untuk koordinasi bantuan dan evakuasi korban. Langkah ini menjadi pusat distribusi logistik dan operasi penyelamatan bagi warga terdampak.
Posko Terpusat untuk Penanganan Bencana
Lanud Halim Perdanakusuma berperan sebagai pusat komando darurat yang mempermudah koordinasi antara pemerintah, TNI, BPBD, dan relawan. Semua kebutuhan mendesak seperti makanan, air bersih, obat-obatan, dan perlengkapan darurat kumpulkan dan didistribusikan dari posko ini. Petugas di posko memastikan bahwa evakuasi warga dilakukan dengan aman, terutama bagi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor.
Melalui posko di Lanud Halim, tim penyelamat dapat menyisir wilayah terdampak secara cepat. Evakuasi lakukan dengan memperhatikan kondisi jalan dan keamanan warga, sementara logistik kirim ke lokasi yang paling membutuhkan. Pihak Lanud juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi, sehingga seluruh bantuan dapat sampai ke korban tepat waktu tanpa tumpang tindih.
Dampak Bencana dan Tindakan Darurat
Banjir dan longsor di Sumut telah menyebabkan puluhan rumah terendam dan akses jalan terganggu. Banyak warga terpaksa meninggalkan rumah dan menempati tempat pengungsian sementara. Posko Lanud Halim memudahkan distribusi bantuan ke pengungsian, termasuk pelayanan kesehatan darurat bagi korban yang membutuhkan.
Himbauan untuk Warga
Pemerintah daerah dan tim posko Lanud Halim mengimbau warga:
- Tetap mengikuti arahan petugas di lapangan.
- Hindari melintasi jalur banjir atau longsor yang berisiko.
- Prioritaskan keselamatan keluarga dan diri sendiri.
- Laporkan kondisi darurat melalui call center BPBD atau posko terdekat.
Penunjukan Lanud Halim Perdanakusuma sebagai posko bantuan menunjukkan kesiapsiagaan pemerintah dalam menangani bencana secara terkoordinasi. Dengan pusat posko yang strategis, evakuasi dan distribusi logistik dapat lakukan cepat dan efektif, sehingga risiko korban jiwa dan kerugian materi bisa minimalkan. Posko ini menjadi simbol kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir dan longsor di Sumut.





